
Siapa bilang traveling ke Indonesia Timur mahal? Seiring makin menggeliatnya dunia travel dan makin menjamurnya bisnis layanan “open trip”, menjelajahi kawasan Indonesia Timur kini menjadi lebih mudah dan murah. Hal inilah yang diyakini Leonard, salah satu traveler yang telah lama membuka layanan open trip untuk kawasan wisata di Indonesia Timur.
Leonard yang juga owner Total Trip Indonensia mengatakan, harga mahal atau tidak itu menjadi suatu hal yang relatif, namun dengan cara “join” menggunakan jasa open trip, saling sharing, tentu bisa menekan harga sehingga budget tidak terlalu mahal, jika dibandingkan dengan perjalanan yang diurus secara pribadi. Di sinilah, menurut Leonard, cara pandang kebanyakan orang tentang traveling ke Indonesia Timur perlu diubah.
Total Trip Indonesia sendiri telah membuka open trip ke sembilan destinasi wisata menawan yang ada di Indonesia Timur, yang sebagian besar masih belum dikenal secara luas, mulai dari Banggai Kepulauan, Tumbak, Togean, Boalemo, Parigi, Sangihe, hingga Toli-toli.
Bagi yang hobi menyelam, Leonard merekomendasikan Boalemo. Pasalnya di tempat ini terdapat banyak spot diving yang menyimpan beragam spesies ikan dan karang langka sejenis savador dalli.
Namun jika Anda ingin merasakan sensasi bertualang dan menambah wawasan ke-Indonesia-an, menurut Leonard, Toli-toli adalah destinasi yang tepat. Di tempat ini terdapat rumah adat yang masih lestari hingga saat ini. Pulau yang berbatasan langsung dengan Filipina dan Malaysia ini juga memiliki kekayaan danau air asin yang menjadi habitat bagi hewan endemik udang merah. Bahkan masyarakat setempat mempercayai udang merah tersebut sebagai hewan keramat, yang mengambilnya akan terkena musibah.
Kamis, 01 Juni 2017
TRAVELING KE INDONESIA TIMUR PERLU DI UBAH
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar