Selasa, 13 Juni 2017

DPR DESAK ASEAN KIRIM PASUKAN GABUNGAN KE FILIPINA SELATAN



Komisi I DPR Evita Nursanty meminta semua negara ASEAN harus segera fokus menghadapi ISIS di Filipina Selatan. Menurut dia, semua kekuatan militer dan intelijen di regional ASEAN harus membantu menyelesaikan krisis di Filipina Selatan.

"Perlu segera kesepakatan politik regional untuk menempatkan pasukan gabungan militer ASEAN di Filipina Selatan untuk mengeliminir kekuatan ISIS. Jangan biarkan Filipina sendirian," ujar Evita kepada Liputan6.com di Jakarta.

Ia mengatakan, Presiden Filipina Rodrigo Duterte tidak bisa dibiarkan sendirian menghadapi ISIS di Filipina Selatan. Sebab jika Filipina gagal, maka ISIS akan menjadikan ASEAN sebagai bagian dari teritorial operasinya dengan mendirikan negara bayangan Asia Tenggara.

"Percuma ada ASEAN kalau krisis akibat ISIS di Filipina tidak bisa dihentikan. ISIS bisa berkembang di Timur Tengah karena negara-negara di sana tidak kompak dan membiarkan berkembang. Ini tidak boleh terjadi di regional ASEAN," kata dia.

Indonesia sebagai negara yang bertetangga dengan Filipina dan Malaysia, menurut Evita, perlu segera menggelar pertemuan ASEAN untuk membahas penempatan militer gabungan tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar