
Tamsir bin Nurung, warga di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hiir, Riau, mendadak menjadi sorotan setelah menikam anggota Kodim 06 Kateman, Serda Musaini, hingga tewas. Tersangka yang diduga anggota geng motor itu tak menyesal telah melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) itu.
Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara usai memimpin apel Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Bhayangkara di Lapangan SP , Jalan Pattimura, Pekanbaru, Senin, 10 Juli 2017.
Atas perbuatannya, Tasmir terancam hukuman hukuman mati. Hal itu setelah ditemukan unsur perencanaan seperti diatur dalam Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.
Selain disangkakan dengan Pasal 340, kepolisian juga melapisi ancaman hukuman terhadap tersangka dengan Pasal 338 tentang Pembunuhan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.
Zulkarnain menyebutkan, Serda Musaini yang sudah berusia 50 tahun dikenal baik oleh masyarakat sekitar dengan tugasnya sebagai Babinsa. Zulkarnain juga mengapresiasi sejumlah anggota TNI rekan Serda Musaini yang tidak bertindak di luar hukum.
Serda Musaini telah dimakamkan di Desa Batu Belah, Kabupaten Kampar, yang didahului dengan upacara militer. Dia diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya oleh puluhan anggota TNI berserta Polri dan disaksikan masyarakat.
Sebelumnya, anggota Babinsa itu ditusuk Tamsir bin Nurung sebanyak tiga kali pada Jumat siang, 7 Juli 2017, setelah melaksanakan salat Jumat. Saat itu, Tamsir mengendarai sepeda motor dan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, sambil kebut-kebutan. Tamsir juga mengangkat ban bagian depan, sehingga dinilai Serda Musaini bisa membahayakan masyarakat sekitar.
Diberi peringatan, Tamsir malah melawan, sehingga membuat Serda Musaini menamparnya. Tamsir langsung pulang dan ternyata mengambil keris karena merasa dipermalukan. Sebelum melakukan pembunuhan, dia mengajak Serda Musaini bertemu.
Minggu, 16 Juli 2017
GENG MOTOR PEMBUNUH TENTARA DI ANCAM HUKUMAN MATI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar