
Perang Dunia II memang telah berlalu. Namun, cerita dan bukti sejarah kelam masih bisa dirasakan sampai saat ini. Ya, salah satu lokasi atau saksi bisu mengenai perang tersebut bersemayam di Wilayah Timur Indonesia, Pulau Morotai.
Kala itu, Morotai menjadi pangkalan militer Amerika Serikat yang pimpin oleh enderal Douglas MacArthur. Pulau yang berlokasi di Maluku Utara ini pernah mempunyai tujuh landasan pesawat terbang AS. Perang pun berlalu. Perang yang dimenangkan oleh Amerika Serikat itu kini menjadi tujuan pelancong untuk melihat sisi lain dari Pulau Morotai.
Untuk mengenang Pulau Morotai menjadi saksi bisu kekejaman Perang Dunia II, dibuatlah sebuah museum mini di wilayah tersebut. Wadah bagi peluru, senjata dan sisa-sisa Perang Dunia II ada di sana. Adanya museum itu bisa menjadi daya tarik wisatawan mancanegara atau lokal untuk melihat sisa-sia perang.
Belum lagi kapal-kapal yang karam di bawah laut dan menjadi terumbu karang. Kesan kagum menyelimuti seseorang yang sedang menyelam di kawasan tersebut. Pulau Dodola juga memiliki pasir pantainya yang putih dan air lautnya yang jernih. Tentu hal itu merupakan aset berharga yang harus dijaga dan dilestarikan.
Perlu diketahui, Pulau Dodola terbagi menjadi dua, yaitu Dodola besar dan kecil. Pulau Dodola besar ditandai dengan dermaga kayu yang menjorok ke laut. Dodola besar dan kecil dipisahkan oleh air laut saat pasang.
Senin, 24 Juli 2017
SURGA BAWAH LAUT ADA DI PULAU DODOLA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar