Upacara bakar batu merupakan salah satu tradisi yang dilakukan orang Papua sebagai ungkapan rasa syukur. Upacara bakar batu dilakukan berupa memasak daging babi melalui batu yang dipanaskan membara. Tradisi ini bisa dilakukan dalam satu desa atau beberapa desa.
Wahana Visi Indonesia (WVI) berkesempatan menyaksikan proses upacara bakar batu bertepatan pada Hari Kemerdekaan ke-72 RI, dua minggu lalu. Lokasi upacara bakar batu dilakukan di Kantor Bupati Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua.
Menuju ke lokasi upacara bakar batu, kami melakukan perjalanan dari kota Wamena. Tak butuh waktu lebih dari 20 menit, kami sudah tiba di lokasi pukul 08.30 WIT. Menurut infromasi dari rekan WVI, upacara bakar batu terbilang jarang dilakukan.
Hanya pada hari tertentu, seperti perayaan hari besar kemerdekaan RI digelar. Hal ini dikarenakan babi yang digunakan dalam upacara ini sangat mahal. Harga satu ekor babi yang besar mencapai Rp 30 juta.
Untuk meringankan beban harga babi tersebut biasanya satu desa tidak membeli satu babi utuh. Mereka saling mengumpulkan dana untuk membeli babi dengan desa lain. Dana dari dua desa bisa cukup membeli satu ekor babi.
Senin, 04 September 2017
UNIKNYA UPACARA BAKAR BATU DI PAPUA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar