Partai Golkar telah mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk maju pada Pilkada Jawa Barat 2018. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, dengan menyambangi rumah dinas Kamil di Pendopo Kota Bandung.
Pengamat politik dari Indonesia Public Institute Karyono Wibowo menilai, kedatangan Idrus Marham justru menunjukkan ada kegamangan di internal partai beringin.
Karyono melihat, dukungan Golkar pada calon pasangan Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien Syafiuddin yang merupakan kader Golkar, belum final dan sarat kepentingan.
"Ini ada tarik menarik kepentingan di internal Golkar, kita tidak tahu penyebabnya apa, pertimbangannya apa. Yang jelas, ada tarik-menarik di internal Golkar antara mendukung Ridwan Kamil berpasangan dengan Danirl Muttaqien atau Dedi Mulyadi," ujar dia.
Karyono memprediksi, dukungan Golkar ke Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien belum tuntas, serta menimbulkan polemik atau konflik dan resistensi di internal Golkar, lantaran masing-masing partai juga mengajukan syarat yang sama.
Dukungan kepada Ridwan Kamil, lanjut Karyono, dapat dicabut jika syarat yang diajukan Partai Golkar tidak disetujui partai lain.
"Fenomena Sekjen Golkar datang ke Bandung menunjukkan bahwa SK itu juga belum clear. Kalau sudah clear harus diserahkan secara resmi," Karyono menandaskan.
Jumat, 10 November 2017
GOLKAR DI ANGGAP GAMANG DUKUNG RIDWAN KAMIL
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar