Rabu, 27 Desember 2017

JOKOWI GANTI AIRLANGGA HARTARTO DI KABINET



Direktur Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas menilai, kecil kemungkinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengganti posisi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang kini menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Sirojudin mengatakan, jika melihat kondisi politik terakhir, Presiden tidak akan mengganti Airlangga demi menjaga kebijakan pembangunan infrastruktur.

"Pak Jokowi sedang berusaha menjaga hubungan baik dengan Golkar. Tujuannya ada dua, pertama, memastikan dukungan Golkar di Parlemen. Terutama untuk mengamankan sejumlah kebijakan pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan. Sebab, Ketua DPR akan tetap diisi wakil Golkar," ujar dia seperti dikutip Antara.

Kedua, untuk mengamankan dukungan Golkar di Pilpres 2019. Menurut dia, sebagai calon yang tidak punya kontrol langsung ke partai politik, maka Presiden Jokowi harus bekerja ekstra.

Dukungan Golkar, lanjut dia, akan mengurangi risiko ketergantungan Jokowi dari PDIP.

0 komentar:

Posting Komentar