
Iin Indriyani (16) terbaring lemas di ranjang ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Mulya, Tangerang. Sebagian badannya melepuh, terutama dua kakinya dipenuhi luka berwarna merah karena tekena ledakan gas di SMK Bina Insani, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Tangerang.
Ayahnya, Didi Suwandi (45), setia menjaga puteri sulungnya di sampingnya.
Kepada Warta Kota, dia mengatakan jika sebetulnya sudah memperingatkan anaknya untuk tidak beli balon gas di sekolah.
"Mangkanya sejak kemarin balon sudah dibeli, biar enggak beli di sekolah. Saat saya antar Iin ke Sekolah, saya liat ternyata ada dua tukang balon, saya bilang jangan beli apalagi dekat-dekat, karena berbahaya," kata Didi di RS Mulya Tangerang, Rabu (19/7/2017).
Balon-balon tersebut merupakan bagian dari atribut yang akan digunakan untuk keperluan mos di SMK Bina Insani. Didi mengaku kaget saat diberi kabar oleh istrinya, Elianti (41) jika anaknya menjadi korban ledakan gas.
Jumat, 21 Juli 2017
REMAJA JADI KORBAN LEDAKAN TABUNG GAS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar